Crossing Burung Merpati.
Jajang Wahyu Wibisana
http://wahyuwibisana.indonesiaz.com/
https://www.facebook.com/jajangwahyu.wibisana
https://www.facebook.com/jajang.wahyu
Selasa, 17 November 2015
Merpati pos disilangkan dengan merpati tinggian? Posted on May 26, 2014 by Mas Nino Hasilnya nihil untuk kedua arah. Sebagai merpati pos akan turun kemampuannya, baik homing-nya maupun daya jelajahnya. Konon katanya tidak akan sampai 300 km. Pada jarak 200 km lebih akan hilang. Konon katanya lagi, batas 200 km bisa buat acuan merpati pos racing atau bukan. Sebagai merpati tinggian akan turun kemampuannya, baik kecepatan terbangnya maupun kemapuan turun tajamnya. Kemampuan turun akrobtik untuk menukik tajam akan jadi tumpul. Kemampuan mengepakkan sayapnya yang cepat juga akan berkurang. Kesimpulannya akan jadi rancu, karena dibilang merpati pos bukan dibilang merpati tinggian juga bukan. Kalau dengan merpati balap? Sama saja hasilnya akan ranchu juga. Bagaimana kalo disilangkan dengan English Carrier, ini kan salah satu nenek moyangnya merpati pos racing yang sekarang? Berarti set back dong, saat penghobi lain berlomba supaya lebih cepat dan lebih jauh kita malah menoleh ke belakang. Kira-kira begini analoginya, kalo kita (manusia modern) dikawinkan dengan manusia purba kira-kira anaknya gimana? Dugaan saya tentu otaknya tidak lebih pintar dari manusia sekarang dan ototnya pun tidak lebih kuat dari manusia purba jaman dahulu.
Lokasi:
Denpasar, Denpasar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar