Jajang Wahyu Wibisana

http://wahyuwibisana.indonesiaz.com/ https://www.facebook.com/jajangwahyu.wibisana https://www.facebook.com/jajang.wahyu

Sabtu, 05 Desember 2015

Ada pandangan yang keliru pada sebagian hobbys merpati tangkas, yaitu pandangan bahwa burung-burung kolongan (burung patek) yang gagal ‘ngolong’, kelak bagus dijadikan burung tomprang (non patek).  Pandangan ini keliru karena berdasar pengalaman, tidak semua burung ‘gagal ngolong’ itu memiliki perototan yang cocok.   Pun sebaliknya, ada juga yang berpandangan burung yang sudah dilatih tomprang tidak akan bisa jadi juara di medan kolongan.  Pandangan ini juga keliru.  Faktanya, untuk menjadi juara kolongan (juara lho … bukan hiburan), karakter burung kolongan yang cocok adalah (1) mampu terbang cepat meninggalkan lawan, (2) tidak banyak perputar-putar, (3) stut kencang dengan presisi tinggi.  Untuk menjadi burung juara kolongan tidak perlu terbang tinggi, asal bisa lolos masuk ring, burung tercepat dipastikan jadi juara.   Banyak hobiis yang terjebak dalam logika yang salah, yaitu logika “untuk bisa ‘ngolong’ tentu  burung harus terbang tinggi” …  logika ini keliru 100% karena di lomba-lomba besar di lapak begengsi justru para juara didominasi burung-burung terbang rendah !!!  Agar burung bisa dan biasa ‘ngolong’ semata-mata hanya masalah teknik/trik pelatih, bukan masalah tingginya burung terbang ! Ada yang menarik, pada tahun-tahun yang lampau, team kami sering sekali mencoba (bahkan mencari) burung-burung super  ‘ngrobok’ bahkan  pernah menggunakan puluhan burung balap dari trah ternama karena menghindari burung-burung model ¾ dan atas kepala (di tomprangan, burung ‘ngrobok’ justru dicari)  … faktanya 99% dari puluhan bahkan ratusan burung ‘ngrobok’ dan balap tersebut justru  turun dari posisi ¾ atau atas kepala pada lepasan di atas 4 km ! KARAKTERISTIK BURUNG JUARA MODEL KOLONGAN DAN TOMPRANG KOLONGAN TOMPRANG Terbang tidak banyak berputar-putar Harus terbang gandeng Terbang cepat meninggakan lawan tak perlu gandeng Perototan harus bagus Ngolong Stamina harus sangat bagus Stut kencang Stut kencang Presisi tinggi Presisi tinggi Note : jarak lepas burung kolongan 1,2-2,5 km;  jarak lepasan burung tomprang 4-7 km.

Jajang Wahyu Wibisana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar